Kamis, 11 April 2019

Mata Angin Berbalik

Aku tahu kita berdua sangatlah berbeda. Tapi aku tak kuat terus memendam perasaanku padamu. Perasaan ini terus tumbuh setiap hari, setiap jam, setiap menit, setiap kita bertemu. Apakah cinta dapat mengesampingkan semua perbedaan itu? Aku tak pernah tahu.

Di siang hari itu, ku utarakan semua padamu. Dengan hujan deras menutupi sang surya yang sedang malu-malu menyapamu. Semoga gemercik tetesan hujan pada atap halte ini, tidak membuat telingamu hilang arah akan suaraku. Mengungkapkan perasaan bukanlah perkara mudah bagiku. Tapi untuk dirimu, aku tak pernah ragu.

Isi hatimu, tak sekalipun aku pernah menerka. Aku bahkan tak percaya kau pun memiliki rasa yang sama. Kau menerimaku untuk menemani hidupmu. Menerima tanpa syarat, tanpa janji untuk tak akan pergi, tanpa janji sehidup semati. Kau menerima dengan apa adanya.

Perbedaan yang kita miliki adalah masalah yang selalu datang menghadang. Berbeda tentang selera, berbeda latar belakang, berbeda cara pandang, berbeda segalanya. Aku tak mengira perbedaan yang kita miliki tak dapat dikompromi. Tapi kita selalu menemukan solusi untuk salaing menghargai.

............

Hubungan ini sudah kita bina meski tak cukup lama. Dengan selalu menerima apapun yang membuat kita berbeda. Bukan untuk menuntu menjadi orang lain, tetapi unutuk bersikap dewasa seperti seharusnya. Mencoba menerima apa adanya dan semua akan baik-baik saja.

Cinta kita bukanlah janji dimana kita sendiri takut tak dapat menepati. Cinta kita adalah saling menghargai dan menjaga hati. Aku menjaga hati dari semua wanita dunia. Kau menjaga hati dari semua pria dengan mahkota.

Kita adalah siang dan malam. Panas gersang dan hujan badai. Basa dan asam. Gunung dan laut. Kita berdua tahu bahwa perbedaanlah yang menguatkan. Mati angin berbaliklah yang mendekatkan. Karena satu hal yang tak akan menjauhkan. Rasa cinta yang sama berbekal sikap dewasa.

Perbedaan yang kita miliki, sekarang sudah tak lagi berarti. Karena kita berdua tahu cinta itu saling melengkapi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar