Kamis, 26 Maret 2020

Biasa Saja

Pada sebuah kursi kayu, terlihat dirimu terduduk. Langit siang ini cukup cerah, tapi kamu tetap tertunduk. Orang-orang berlalu lalang, tak ada yang menyapa. Apalagi bertanya tentang apa yang kamu rasa.

Dari ketinggian itu, ku lukis tentang dirimu. Seorang wanita dengan hati yang membiru. Apakah dirimu sedang bertanya kenapa kau ada disini? Atau bingung dengan apa yang kamu cari?

Sedang ku kumpulkan nyali untuk menghampiri. Berharap apa yang ku ucap tidak kuno dan basi. Melangkah perlahan agar tidak menimbulkan bising. Walaupun suara dalam kepala terus berdesing.

Saat kita saling bertatap, aku tak perlu lagi bertanya. Lagi-lagi bertemu mata yang membawa apa yang kamu rasa. Aku tak akan meraba-raba dan menerka-nerka. Apakah benar kamu lebih dari tak biasa saja? Karena kamu sedang tidak baik-baik saja.

"Lebih dari tak biasa yang kau bawa adalah tak baik-baik saja"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar