Sabtu, 23 Februari 2019

Asumsi Tentang Sendiri

Sepi, sepertinya hal yang aku miliki saat ini. Sendiri selalu menemaniku, tak mengenal waktu dan tak peduli tempat. Walau tempat ini dikunjungi banyak orang dengan canda tawanya. Aku kehilangan sensasi akan hal ini.

Bagaimana bisa orang bertahan dengan kondisi ini? Melakukan ini itu secara mandiri. Berlari sendiri, berjalan sendiri. Dalam arah yang tak menentu. Waktu terus menggerusmu, tapi tak kunjung usai kesendirianmu. Apakah teriakan ini hanya semu?

Harus ku akhiri kesendirian ini. Sebelum sendiri menjadi pribadi yang tak bisa lepas dari hati. Rasa dan emosi yang hadir tak seharusnya diabaikan. Bisa jadi mati rasa akan melekat. Memandang kosong pada keindahan dunia dan alam semesta.

Sendiri, aku memiliki asumsi sendiri tentang menjalani. Untukku, sendiri bukan lagi perkara situasi atau orang-orang yang selalu pergi. Ini tentang bagaimana kita berjuang melawan diri sendiri. Ada sebuah pekerjaan yang baru setengah jadi dan belum usai. Sendiri akan menjadikan kualitas diri meningkat. Sendiri akan menjadikan jiwa kuat. Manfaatkan sendiri untuk menjabat dan mempererat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar