Lalu apa yang digores saat hati saja membisu?
Sepertinya sudah sangat lama hati ini dibiarkan membisu. Entah memang membisu atau hanya tak pernah didengarkan perkataannya. Tapi satu yang pasti, dia diabaikan apapun alasannya. Seperti barang tua yang sudah tak terawat, sudah lupa fungsinya, bagaimana cara menggunakannya. Jika bernilai materi, mungkin sudah diambil tukang rosok yang berjalan setiap pagi. Kotor, terabaikan, berkarat, rongsokan. Hanya bisa hidup jika berada pada tangan yang tepat.
Entah sejak kapan hati ini tak dapat bersuara. Seolah saat dia masih berfungsi tak pernah dihargai. Tak seorangpun yang mau mendengarkan suara hati ini. Sedikit lirih, intonasi yang berantakan dan serba-serbi kapasitas yang minim. Tangisnya tak pernah terdengar. Kesedihan yang dia rasakan selalu dipendam dalam. Terkadang rasa pedih dia biarkan agar waktu yang menyembuhkannya. Dan yang lebih menyedihkan, saat hati senang dia tak tahu bagaimana membagi kebahagiannya. Tak ada yang mengerti rasa bahagianya. Tak ada yang paham tentang semua yang ia rasakan. Mungkin dia sudah terlalu sakit hati.
Kenapa berbicara dengan hati terasa sulit? Satu perkataan jujur dari hati yang paling dalam, tempat tergelap pada hati. Satu saja, sekali saja biarkan dia lepas dari belenggu hitam yang menyelimutinya. Hanya perkataan sederhana tentang cinta dan sayang. Hal ini menyebabkan gelisah yang tak terdefinisikan. Terkadang juga menyebabkan pikiran berjalan dengan sendirinya. Individu ini akan kehilangan kontrol karena situasi ini. Mungkin apa yang dia katakan tentang cinta dan sayang terdengar bodoh, tapi tolong, sekali saja hargai dia. Sekali saja, tidak lebih.
Harapan yang dia miliki adalah ditemukan oleh orang yang tepat. Si pemilik hati bahkan tidak tahu dimana hatinya berada. Letak hati mungkin menjadi titik buta bagi orang ini. Saat dia ditemukan, hal ini mungkin akan menjadi sesuatu yang berarti baginya. Kenangan kecil yang akan dia bawa sampai menua kemudian tiada. Terdengar sepele memang, tapi tidak untuk dia. Ini adalah permulaan untuk kembali. Menjadi manusia seutuhnya, menjadi manusia yang sudah di skenario oleh Sang Pemilik Kehidupan. Manusia yang diharap-harapkan oleh banyak manusia lainnya. Serba positif. Maka bagi seseorang yang telah menemukan hati ini, percayalah bahwa kau telah membuat hidupnya berubah.
-jika cinta dan sayang mudah diucapkan, akan ku ucapkan setiap hari untuk dia yang pantas mendapatkannya-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar